BORNEONEWS, Muara Teweh – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Utara mengirimkan 11 pelajar dari semua tingkatkan madrasah di Kota Muara Teweh untuk mengikuti Kompetensi Sains Madrasah (KSM) Provinsi Kalimantan Tengah 2017 di Palangka Raya.
Kepala Kemenag Barito Utara Tuaini saat melepas keberangkatan 11 pelajar itu mengatakan, dirinya sangat senang berhadapan dengan orang-orang pintar seperti para peserta didik yang akan mengikuti KSM.
“Alhamdulillah kalian merupakan pelajar madrasah yang mewakili Kabupaten Barito Utara. Dan mudah-mudahan ke-11 peserta ini mampu bersaing lagi di tingkat Provinsi Kalteng dalam mengikuti KSM serta diharapkan dapat tembus lagi ke tingkat nasional,” kata Tuaini.
Pada tahun lalu, seorang pelajar MIN Melayu berhasil melaju ke KSM tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Namun, di ajang nasional dia kalah bersaingin dengan pelajar dari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. “Diharapkan tahun ini giliran kita yang akan juara, insyaallah,” ucap Tuaini.
Ia menurutkan, peserta didik di madrasah tidak hanya diberikan pelajaran agama, tetapi juga saint dan teknologi. Bahkan Islam mengajarkan agar umat manusia mengarungi luar angkasa.
“Islam sudah mengajarkan tentang bumi, tentang luar angkasa. Islam sudah jauh mengajarkan tentang itu. Jadi untuk anak-anaku sekalian ikuti sungguh-sungguh KSM ini. Anggaplah bersaing seperti di tempat kalian di Barito Utara. Dan yang paling penting dalam mengikuti kegiatan itu adalah ketelitian,” katanya.
Menurutnya, banyak orang pintar tapi gegabah, banyak orang pintar tapi tidak hati-hati. Karena itu, keseriusan, kesungguhan, dan ketelitian sangat diperlukan pada zaman sekarang ini. Sehingga waktu yang relatif singkat itu dapat digunakan untuk bersaing dan bekompetisi dengan peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalteng. (RAMADHANI/B-3)








