BORNEONEWS, Palangka Raya - Bencana banjir masih membayangi sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya. Seperti saat hujan lebat yang melanda 'Kota Cantik' pada Jumat (19/5/2017). Saat itu sejumlah kawasan terendam banjir.

Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya At Prayer menyebut bahwa banjir yang kerap terjadi pascahujan disebabkan drainase tidak mampu menampung air.

"Kondisi iklim cuaca kita sekarang cenderung lebih pada musim penghujan. Tentu akan bermasalah kalau drainasenya tidak mampu menahan debit air," ungkap At Prayer, Selasa (23/5/2017).

Ia menyebut curah hujan dengan intensitas tinggi bisa saja mengakibatkan banjir serta genangan air di sejumlah kawasan.
"Terutama kawasan yang sudah menjadi langganan banjir. Dampak dari setiap terjadi hujan deras pasti akan langsung terasa. Ini karena sistem saluran drainase kita masih buruk," tegasnya.

Akibat sistem yang buruk, drainase menjadi tidak dapat berfungsi optimal saat hujan deras. Air pun meluap dan menggenangi kawasan permukiman dan badan jalan.

Drainase yang belum ideal kebanyakan berada di daerah dataran rendah. Sehingga saat air meluap dipastikan akan terdampak pada permukiman penduduk.

"Kawasan-kawasan inilah yang kami minta untuk mendapat perhatian lebih, terutama perbaikan drainasenya. Kami minta itu kepada pemko," tutup politisi Nasdem ini. (TESTI PRISCILLA/B-3)