BORNEONEWS, Sampit - Anjolknya harga rotan dan karet menjadi salah satu pembahasan saat pertemuan pengurus Kamar Dagang Industri (Kadin) dengan sejumlah wartawan dan pengurus PWI Kabupaten Kotim, Rabu (24/5/2017). Bahkan, Kadin mengaku masalah itu sudah masuk dalam program mereka agar ada solusi untuk mengatasi keresahan petani rotan dan karet.
"Memang masalah rotan dan karet jadi problematika, untuk rotan dan karet saya punya program karena anjolknya harga komoditas itu ada permainan di industri, potensi rotan dan karet ditempat kita ini sangat luar biasa," kata Ketua Kadin Kotim Susilo.
Dari itu menurut Susilo, Kadin punya komitmen dan sanggup jadi wadah untuk petani ekonomi kratif melalui komoditas tersebut, sehingga kedepan komoditas itu harganya berpihak kepada petani.
"Nanti kita coba fasilitasi petani rotan dan karet agar harga yang dijual standar, karet dan rotan ini harganya anjlok karena banyak permainan," ujarnya.
Seperti pabrik karet di Katingan menurut Susilo ada, tapi kenapa mereka beli karet di Banjarmasin dan tidak dibeli di Kotim, itu terjadi seperti itu karena adanya permainan tesebut.
"Makanya nanti bagaimana rotan itu bisa dikelola untuk mendukung ekonomi kreatif, serta karet agar nilainya besar bisa kita kelola menjadi bahan setengh jadi," pungkas Susilo. (NACO/B-5)
Kadin Akan Cari Solusi Atasi Anjloknya Harga Rotan dan Karet
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







