BORBEONEWS, Sukamara -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara Rendy Lesmana mengatakan, apabila pola pemilahan sampah sudah berjalan baik di masyarakat, maka dapat memberi dampak baik terhadap lingkungan.

"Apabila sampah tidak dipisah sesuai dengan jenisnya, dan saat di proses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah-sampah tersebut bisa menjadi gas metan yang akan menjadi polusi di udara," kata Rendy Lesmana, Rabu (24/5/2017).

Menurut Rendy, apabila masyarakat bisa menerapkan pola pemilahan dengan membedakan setiap sampah sesuai jenisnya, maka akan memudahkan petugas yang ada di TPA, karena sampah organik dan anorganik serta sampah berbahaya sudah terpisah dengan baik.

"Sampah-sampah ini masih bisa didaur ulang, untuk dijadikan sesuatu yang berharga, jadi tidak terbuang kealam begitu saja," terangnya.

Kepala DLH mengatakan, penyedian tempat sampah dengan 5 jenis sampah tersebut merupakan upaya pihaknya dalam membiasakan masyarakat untuk membuang sampah berdasarkan jenisnya, sehingga nantinya tidak menyulitkan petugas kebersihan dalam memilah sampah.

"Kita berharap kedepannya masyarakat Sukamara bisa membiasakan diri untuk membeda-bedakan sampah sesuai jenisnya sebelum dibuang ke tempatnya," pinta Rendy Lesmana. (NORHASANAH/B-5)