BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk meringankan beban masyarakat dan salah satu upaya mengantisipasi lonjakkan harga jelang bulan suci Ramadan 1348 H. Dinas Sosial, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bekerjasama dengan Bulog Pangkalan Bun mengadakan pelayanan pasar sembako murah di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.
Kepala Dinas Sosial, Gusti Nur Aini mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan NU dan Bulog menjual beberapa barang sembilan bahan pokok (Sembako) yang biasanya harganya akan naik ketika lebaran tiba.
"Ya, ini sebagai bentuk rasa peduli kita juga sebagai salah satu antisipasi lonjakkan harga menjelang bulan ramadan," kata Ketua Muslimat NU Kobar, Sundari Masrun, Rabu (24/5/2017).
Ia menjelaskan, beberapa barang sembako yang dijual perbandingannya tentu lebih murah dengan harga di pasaran. Contohnya, gula yang biasanya dijual dengan harga Rp 14 ribu dijual dengan harga Rp 12 ribu perkilogram.
Kemudian, minyak goreng di pasaran yang dijual Rp27 ribu dijual dengan Rp24 ribu perliternya. Beras kualitas nomor satu yang di pasaran dijual dengan Rp 105 ribu per 105 kilogram dijual dengan harga Rp 95 ribu perkilogram, juga tepung yang harga Rp 10 ribu per kilogram dijual dengan harga Rp 7 ribu. "Kita ingin meringankan masyarakat dengan pasar murah ini," tuturnya. (CECEP HERDI/B-8)
NU Bulog dan Dinsos Kobar Gelar Pasar Murah di Pangkalan Banteng
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Pemkab Kobar Siapkan SP2D Online untuk Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah
Gerakan Pangan Murah Tiap Rabu, Pemkab Kobar Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau
Komentar (0)
Memuat komentar…







