BORNEONEWS, Muara Teweh – Warga Benangin, Kecamatan Teweh Timur dan Warga Lampeong, Kecamatan Gunung Purei,Kabupaten Barito Utara mengenuluhkan akses menuju kedua kecamatan tersebut, tepatnya di Km 30 Benangin, Kecamatan Teweh Timur

Keluhanini bukan tak beralasan. Dimana jalan yang kontruksinya hanya berupa tanah ini kembali rusak yang diakibatkan banyaknya truk pengangkut kayu dengan muatan melebihi tonase.

Jack, warga Benangin melalui media sosialnya mengatakan, keluhan masyarakat beralasan bahwa dengan jalan yang rusak tersebut, warga susah untuk menjaual hasil usaha mereka.

Begitu pula, pegawai pemerintahan desa maupun kecamatan untuk berurusan ke kabupaten selalu terlambat atau tertunda.

Dia mengharapkan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan ini, sehingga perekonomian desa dan kecamatan dapat berjalan lancar, dan urusan pemerinttahan desa dan kecamatan dapat diselesaikan dengan secapatnya.

“Apalagi saat ini, dijalan tersebut terdapat tumbuhan singkong dan nanas yang merupakan bentuk protes warga karena jalan yang rusak parah,” tegasnya.(RAMADHANI/B-6)