BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Alfian Batnakanti mengaku setuju dengan adanya rencana reses perseorangan. Selama ini memang kegiatan reses DPRD Kota Palangka Raya dilakukan per daerah pemilihan (dapil). Namun, ada wacana agenda itu diubah menjadi reses perorangan.
"Saya pribadi setuju saja kalau kegiatan reses dilakukan secara perorangan. Reses perorangan rasanya malah lebih efektif dan tepat sasaran. Tapi tetap harus dibarengi dengan tindak lanjut maupun realisasi di lapangan," ungkap Alfian kepada Borneonews, Rabu (24/5/2017).
Menurutnya, bagaimanapun bentuk reses, yang terpenting adalah tindak lanjut dari kegiatan itu. Karena kebanyakan masyarakat menilai dewan selalu melakukan reses tetapi tidak ada tindak lanjutnya.
"Selama ini aspirasi masyarakat hanya ditampung dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, masyarakat menjadi bosan menyampaikan aspirasi," tambah politisi Partai Gerindra ini.
Ia mencontohkan penanganan infrastruktur jalan yang rusak. Karena aspirasi yang disampaikan hanya ditampung, masyarakat menjadi jenuh dengan kegiatan reses, termasuk jenuh pula dengan kegiatan musyawarah rencana rembangunan (musrenbang). Karena tidak ada realisasinya.
"Apalagi pemerintah memiliki alasan tersendiri. Ketidakmampuan anggaran misalnya. Itu alasan pemerintah yang selalu dikeluhkan masyarakat," pungkas dia. (TESTI PRISCILLA/B-3)








