BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih kesulitan mendapatkan isi ulang gas LPG (elpiji) tiga kilogram. Tercatat sejak Kamis pekan lalu, setok elpiji yang dibungkus dengan tabung berwarna hijau di Kobar sulit ditemukan. Setoknya kosong.
Para pengecer Elpiji di dalam kota Pangkalan Bun juga mengakui kekosongan setok tersebut. Mereka mengatakan adanya keterlambatan pengiriman dari penyuplai yakni Pertamina. "Sampai hari ini masih elpiji tiga kilogram habis Mas, belum ada yang ngirim lagi. Sudah hampir seminggu," Rohmat, pedagang sembako yang menyediakan isi ulang elpiji tiga kilogram di jalan Diponegoro Pangkalan Bun, Rabu (24/5/2017)
Hal senada disampaikan warga Kelurahan Madurejo yang sudah tiga hari mencari keberadaan elpiji tiga kilogram hinggake agen. Ia mengatakan setoknya sampai saat ini belum tersedia. Ia terpaksa membeli tabung gas 12 kilogram untuk memenuhi kebutuhan memasak di rumahnya.
Sebelumnya, Sales Executive LPG Kalimantan Tengah (Kalteng) Aria Aditya memastikan sejak Selasa (24/5/2017) akan menyalurkan seluruh LO (Loading Order) yang mengggantung atau outstanding sehingga ketersediaan setok elpiji tiga kilogram di Pangkalan Bun akan kembali normal. Keterlambatan stok akibat adanya kendala truk yang mengangkut elpiji mengalami kerusakan.
"SPBE Atira yang melayani penyaluran di wilayah Pangkalan Bun stok tidak mencukupi hal tersebut diakibatkan adanya armada transportir dari Sampit ke SPBE Atira mengalami kerusakan. Akibat penyaluran terhambat mulai hari Kamis pekan lalu. Hari ini sudah mulai disalurkan. Pihak transportir sudah memperbaiki kendaraan sehingga ritase pengiriman sudah kembali normal," jelas Aria. (CECEP HERDI/B-8)
Warga Masih Kesulitan Dapatkan LPG Bersubsidi Tiga Kilogram
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







