BORNEONEWS, Sampit – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran memiliki beberapa lagu wajib yang sering disuarakan saat acara-acara resmi daerah atau kesempatan senggang alias hiburan. Berbeda dengan Presiden Joko Widodo yang suka dengan genre rock, Sugianto suka dengan lagu pop bernuansa sendu.

Maklum, selepas berpisah dengan artis sinetron Ussy Sulistiawaty, sebelum dilantik menjadi gubernur hingga satu tahun menjabat, duda keren itu belum melepas status lajangnya. Lagu yang sering dibawakan gubernur muda ini adalah Kehilangan yang dipopulerkan oleh Firman, artis jebolan kontes Indonesian Idol.

Saking melekatnya lagu ini, hingga dicap sebagai lagu wajib atau lagu kebangsaan sang Gubernur Kalteng itu. Seperti saat acara hiburan dalam rangka penutupan HUT ke-60 Kalteng, di Sapit, Kotawaringin Timur, Selasa (23/5/2017) malam, gubernur pun tampil dan ingin menyumbangkan lagu ini. Protokoler yang tahu kebiasaan ini, akhirnya menyiapkan lirik lagu.

Ada sesuatu hal menarik di balik kedatangan personil Dadali ke Sampit. Rupayanya, itu adalah request Gubernur Sugianto. Ia yang ingin grup band itu diundang hadir. Bahkan Sugianto sempat menyiapkan beberapa lagu yang ingin dinyanyikan bersama Dadali. Yaitu ‘Disaat Aku Tersakiti, Cinta yang tersakiti, dan Disaat Sendiri.

Band Dadali yang terbentuk 11 September tahun 2009 di Bogor, Jawa Barat, itu begitu populer di Malaysia, dibanding di Tanah Air. Salah satu hits  band beraliran musik pop melayu ini, Disaat Aku Mencintaimu", yang ternyata menjadi lagu favorit Sugianto Sabran. 

“Dadali cukup bagus dengan lirik lagunya. Cocok untuk yang lagi galau seperti Bupati Supian Hadi dan wakilnya. Kalau gubernurnya sih sama, galau juga, tetapi saya doakan Bupati dapat (jodoh) duluan,” ujarnya disambut tawa Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, yang juga vokalis sebuah band, dan kebetulan sudah lama menduda. (ROZIQIN/N).