BORNEONEWS, Palangka Raya - Berbicara soal kegiatan reses perorangan, Alfian Batnakanti, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya malah berharap akan mampu setidaknya mengubah paradigma dalam menyuarakan aspirasi. Ia menginginkan apa yang dikerjakan wakil rakyat langsung menyentuh konstituennya.
"Artinya harus diimplementasikan dengan program yang akan dikerjakan oleh anggota dewan tersebut untuk masyarakat selaku konstituennya," ungkap Alfian, Kamis (25/5/2017) pagi.
Alfian Batnakanti menyoroti rencana pelaksanaan reses secara perseorangan, tidak lagi per daerah pemilihan (dapil). Tetapi,kata politis Partai Gerindra ini, semuanya harus tetap disesuaikan anggaran pemerintah daerah. Keterbatasan anggaran menjadi alasan pemerintah daerah sehingga belum bisa merealisasikan usulan-usulan masyarakat untuk pemerataan pembangunan.
Meski dengan keterbatasan anggaran politisi Gerindra ini berharap paling tidak dari sekian banyak kegiatan reses, ada dua atau tiga usulan maupun aspirasi masyarakat yang dapat terealisasi. Ia berharap agar setiap kegiatan reses, sebaiknya setiap usulan mayarakat jangan terbatas kepada persoalan itu-itu saja yang dibahas.
"Tapi kenyataan itu tidak dapat dihindari serta bisa dimaklumi, karena masih banyak usulan yang mengendap atau tidak terealiasasi. Lain halnya kalau terealisasi," tambah Alfian. (TESTI PRISCILLA/N).








