BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Marukan, menyinggung terkait batalnya kedatangan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, serta perwakilan dari beberapa kementerian RI pada syukuran pembangunan lima jembatan di Desa Perigi Raya, Kecamatan Bulik, Kamis (25/5/2017).
"Awalnya jembatan akan diresmikan Gubernur Kalteng. Sudah ada konfirmasi bapak gubernur beserta sejumlah pejabat kementerian akan hadir. Namun informasi terakhir, gubernur tidak bisa hadir. Makanya acara ini kita ubah dari peresmian menjadi syukuran," kata Marukan.
Informasi yang dia dapatkan, Gubernur Kalteng terpaksa membatalkan kunjungan ke Lamandau dikarenakan kegiatan dadakan yang sangat penting.
"Sedangkan yang dari kementerian juga ternyata tidak dapat hadir karena ada kendala teknis. Pesawatnya sudah kita booking, tetapi karena ada gangguan batal terbang," jelasnya.
Namun begitu, Marukan mengaku sangat memaklumi kondisi itu, meskipun dia tidak dapat menutupi kekecewaannya.
"Harus kita maklumi bersama karena intensitas kegiatan pak gubernur maupun dari kementerian juga sangat padat. Semoga saja di lain waktu ada kesempatan lagi," tegasnya.
Sementara itu, Marukan mengatakan lima jembatan yang telah rampung dibangun tersebut adalah jembatan Batu Tatal, Jembatan Fuyusan, jembatan Sungai Delang di desa Batu Tambun, jembatan Sungai Palikodan dan jembatan Sekombulan.
"Jembatan-jembatan ini merupakan penghubung antar desa dan kecamatan di kabupaten Lamandau. Untuk pembangunannya menggunakan anggaran sekitar Rp83 miliar dari dana sharing antara APBD dan APBN," katanya. (HENDI NURFALAH/B-1)








