BORNEONEWS, Buntok – Untuk mengantisipasi aksi terorisme, aparat kepolisian Polres Barito Selatan (Barsel) perketat pengawasan di daerah perbatasan. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Barsel, AKBP Yussak Angga kepada Borneonews usai sidang paripurna istimewa dengan agenda sertijab Bupati dan Wakil Bupati Barsel di DPRD Barsel. Jumat (26/5/2017).
Kapolres mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi teroris yang masuk. Apalagi baru-baru ini telah terjadi aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta. “Kita memperketat pengawasan dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (K2YD) di daerah perbatasan,” ucap Yussak Angga.
Ia menjelaskan, pengawasan itu diperketat dengan gencar melakukan giat cipta kondisi seperti di daerah perbatasan Kabupaten Kapuas, Barito Timur dan Barito Utara. Operasi cipta kondisi ini, lanjut dia, setiap hari dilakukan dengan sasaran penyakit masyararakat, seperti tempat hiburan malam, minuman keras, premanisme, peredaran petasan serta tindak kriminalitas lainnya.
"Kurang lebih satu pekan ini, kami melakukan operasi cipta kondisi tersebut. Kami akan menindak tegas bagi siapa saja yang terbukti melanggar hukum, agar keamanan dan kedamaian di wilayah Barito Selatan tetap terjaga," tegas dia. (URIUTU DJAPER/B-8).
Antisipasi Terorisme, Polisi Perketat Pengawasan Daerah Perbatasan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Gambut di Desa Madara Barito Selatan Sulit Padam, Hotspot Kembali Muncul
Kabut Asap Pekat Selimuti Buntok, Perlu Peran Semua Pihak Cegah Karhutla
Sidak DKUKMPP Barsel Temukan 2 Merek Beras Tidak Memenuhi Standar
HUT Barsel Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Manggala Agni dan BPBD Barito Selatan Perkuat Sinergi Tangani Karhutla
Kepsek SMPN 2 Lahei Dukung Program SIP Pintar
Komentar (0)
Memuat komentar…







