BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) telah melakukan pembongkaran pasar dermaga yang rencananya akan dibangun lagi dengan konstruksi berdasarkan prototipe dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Kepala Disperindagsar Hajrannor mengatakan, ini merupakan hari pertama pembongkaran yang sudah didahului dengan sosialisasi kepada para pedagang. “Berdasarkan kesepakatan bersama dengan para pedagang, pembongkaran dimulai pada Kamis, 25 Mei 2017 kemaren, namuan karena terkendala dengan cuaca yang tidak bersahabat, makanya pemobngkaran kita undur pada hari ini” terang Hajrannor kepada Borneo News, Jumat (26/5/2017)

Ia melanjutkan, pembongkaran dilakukan dua metode yakni manual dan menggunakan alat berat, karena bangunan pasar sebagain terbuat dari bahan kayu dan sebagian lagi terbuat dari kontruksi beton. “Pembongkaran diperkirakan selesai dalam waktu tiga minggu, dimana secara manual, pembongkaran pasar memberdayakan masyarakat lokal, bangunan yang terbuat dari kontrksi beton, nantinya akan menggunakan alat berat” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, proses lelang sudah selesai, dan diperkirakan pada bulan Juni pengerjaan pembangunan pasar telah dapat dilakukan. Dikatakannya pula, bahwa para pedagang dermaga sudah disediakan tempat untuk berjualan.

Sebelumnya , Pasar Dermaga akan dibangunan dengan dana tugas pembantuan dari pusat sebesar Rp6 miliar. Pasar Dermaga nantinya akan dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas pendukung seperti toilet sebanyak enam buah, mushola, ruang menyusui anak, serta ATM center. (RAMADHANI/B-8)