BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun dalam beberapa minggu ini harga bawang putih di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melonjak, namun harga barang kebutuhan dapur lainnya masih stabil.
Bupati Kabupaten Kobar Nurhidayah dalam kegiatan pemantauan harga barang di beberapa pasar yang terdapat di Pangkalan Bun, Sabtu (27/5/2017), menjelaskan hal tersebut setelah menanyai beberapa pedagang di Pasar Indra Sari dan Pasar Tembaga Mas, Kelurahan Baru.
"Rata-rata pedagang saat saya tanyai tentang naiknya harga bawang putih menjelaskan kondisi ini dipicu oleh kosongnya stok komoditi dapur tersebut dari pemasok di pulau Jawa," jelas Nurhidayah.
Selain itu masih ada beberapa komoditi lainnya yang mengalami kenaikan jelang Ramadan, di antaranya wortel dan telur.
Karena beberapa pekan lalu harga kentang yang semula Rp16 ribu per kg, saat ini naik menjadi Rp 20 ribu. Demikian juga dengan wortel, biasanya bisa dibeli Rp20 Ribu per kg saat ini jadi Rp25 ribu per kg.
Berdasarkan pantauan di pasaran tersebut juga diperoleh info bahwa beberapa komoditi pokok yang masih belum mengalami kenaikan harga.
Di antaranya adalah gula pasir. Harganya masih sekitar Rp13 ribu per kg. Demikian juga daging ayam ras masih sekitar Rp33 ribu kg, bawang merah masih tetap pada harga Rp38 ribu per kg, serta daging sapi yang harganya masih Rp125 ribu per kg. (WAHYU KRIDA/B-5)
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Namun Harga Kebutuhan Dapur Lainnya Masih Stabil
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Gawat ! Api Karhutla Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan di Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Pemkab Kobar Siapkan SP2D Online untuk Tingkatkan Efisiensi Keuangan Daerah
Gerakan Pangan Murah Tiap Rabu, Pemkab Kobar Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau
Komentar (0)
Memuat komentar…







