BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah, Rahmat Hamka Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan Bulog, di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Sabtu (27/5/2017). Anggota Komisi IV DPR RI itu, memantau harga pangan menjelang Ramadan 1438 Hijriyah.

Dari pihak Bulog Pangkalan Bun, Hamka mendapat informasi pasokan gula pasir dan bawang putih sudah datang, tetapi belum bisa masuk pasar untuk dikonsumsi masyarakat. Pasalnya,komoditas tersebut masih antri untuk bongkar di pelabuhan.

Hamka lalu berkoordinasi dengan pihak Pelindo untuk mengatasi masalah itu. Kepada pihak otoritas pelabuhan itu, politisi PDI Perjuangan itu, meminta adanya prioritas dalam hal bongkar muat barang, untuk komoditas yang dibutuhkan masyarakat. "Kalau terkait barang pangan, apalagi untuk stabilisasi harga, untuk operasi pasar harus didahulukan."

Pihak Bulog berterima kasih atas kunjungan singkat Rahmat Hamka Nasution itu. Meski cukup singkat, tetapi sudah memberikan solusi atas permasalahan yang ditemui di lapangan. "Rahmat Hamka sudah bisa memberi terobosan atas permasalahan masyarakat yang ditemui di lapangan,"kata seorang staf Bulog Pangkalan Bun.

Rahmat Hamka menyarankan dalam operasi pasar harus proaktif mendekati kantong-kantong masyarakat, terlebih dalam bulan Ramadan, saat banyak lapak, pasar wadai Ramadan, yang dibuka. "Operasi pasar harus bisa menyasar ke sana, langsung ke masyarakat yang membutuhkan.

Rahmat Hamka juga menyoroti harga daging sapi yang mencapai Rp135 ribu per kilogram. Mantan anggota Komisi II DPR RI itu, meminta perlunya stabilisasi harga, agar tidak memberatkan masyarakat. Pihak Bulog mengungkapkan, pasokan daging untukoperasi pasar di Pangkalan Bun sudah disiapkan.

"Kita berharap semua dapat berjalan pararel dengan upaya penertiban monopoli pengendalian harga daging," tegasnya. (Arief Gim/N).