BORNEONEWS, Palangka Raya – Stephie (43), pemilik rumah di Jalan G Obos induk, Palangka Raya yang terbakar pada Minggu (28/5/2017) sekitar pukul 21.30 WIB, mengatakan tidak ada barang yang tersisa dalam kejadian itu. Akibat kejadian tersebut, dia menilai kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

“Semua habis terbakar,” kata Stephie kepada Borneonews di lokasi kejadian.

Namun demikian, dia menyebut tidak ada berkas-berkas penting dalam rumah tersebut. Hanya saja, seluruh peralatan DJ miliknya ludes dilalap api. 

Kebakaran ini berlangsung cukup cepat. Pada saat kejadian, Stephie bersama istrinya, Mahdalena sedang menjemput anak di Jalan Rajawali. Sedangkan yang ada di rumah hanya mertuanya, Soffie Sera. Namun Soffie yang sudah berusia 84 tahun berhasil diselamatkan.

Kejadian ini juga membuat belasan dan puluhan petugas pemadam kebakaran berdatangan. Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dikuasai.

Sementara itu, aparat kepolisian kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Polisi masih meyelidikan musibah ini. (BUDI YULIANTO.m)