BORNEONEWS, Muara Teweh – Dengan dibangunnya Water Front City (WFC) di kawasan Jalan Panglima Batur, Muara Teweh tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi kota, apalagi WFC menjadi salah satu ikon Muara Teweh.

Namun kurangnya pepohonan di WFC membuat suasana menjadi panas, ini terlihat dari kegiatan pada pasar wadai Ramadan yang dipusatkan di WFC. Untuk itu perlu adanya penghijauan yang lebih oleh pemerintah daerah di kawasan WFC.

Warga Muara Teweh, Andi mengatakan perlunya ada penambahan pepohonan atau pembuatan taman hijau untuk menambah suasana yang lebih sejuk diWFC yang berada di pusat kota Muara Teweh.

“Kalau perlu ditanam pohon yang telah besar, sehingga tak lama sudah dapat menaungi lokasi WFC, dan suasana kota juga lebih sejuk dan indah,” kata Andi kepada Berneonews, Senin (29/5/2017).

Apalagi menurutnya, WFC merupakan salah satu titik penilaian Adipura. Untuk itu perlu adanya penghijuan kembali dilokasi tersebut, apalagi WFC termasuk dalam jalur hijau kota.

Dikatakan, WFC juga dapat dijadikan lokasi wisata kuliner yang dapa menambah daya tarik masyarakat untuk mengunjungi WFC seperti di kota besar lainnya yakni Banjarmasin, Samarinda dan lainnya. (RAMADHANI/B-6)