BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pasar Ramadan yang dibuka jelang berbuka puasa secara tidak langsung bisa membantu masyarakat menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa. Akan tetapi, masyarakat Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya justru mengeluh karena harga makanan di Pasar Ramadan mahal.

Yuyud misalnya, warga Kota Puruk Cahu ini mengatakan untuk harga ayam panggang yang tidak terlalu besar dihargai sekitar Rp25 ribu, begitupun dengan harga ikan bakar, seperti Ikan Nila juga dihargai seperti itu.

"Belanja Rp100 ribu makanan yang dibawa pulang tidak sebegitu banyak. Lain kalau di luar. Bulan Ramadan bisa berbelanja makanan lebih banyak dengan uang Rp100 ribu," ungkap Yuyud, Selasa (30/5/2017).

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mura, Kariadi melalui pesan WhatsApp mengatakan, pihaknya akan mengecek laporan masyarakat tentang mahalnya harga makanan di Pasar Ramadan.

"Nanti kita akan tanya alasannya apa sampai harga lebih mahal jika dibandingkan dengan sebelum Ramadan. Kita tidak bisa menentukan harga sebab fungsi kita hanya mengimbau. Untuk lapak di Pasar Ramadan kita tidak pungut biaya," ungkap Kariadi. (SUPRIADI/B-2)