BORNEONEWS, Kasongan - Sebagian besar masyarakat di wilayah Kabupaten Katingan hingga saat ini masih belum menikmati jaringan telekomunikasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Katingan, Harun, Selasa (30/5/2017) mengatakan dari 161 desa dan kelurahan, warga yang sudah menikmati jaringan telekomunikasi baru sekitar 30 persen saja.

"Ini karena kendalanya adalah ketersediaan jaringan listrik. Pihak provider tidak bersedia (membangun BTS) jika suatu daerah belum teraliri listrik. Ini untuk keperluan tower BTSnya," kata Harun.

Harus mengatakan, di kantornya saat ini sudah menumpuk permohonan dari masyarakat seperti kepala desa untuk meminta pembangunan BTS, agar warganya bisa menikmati jaringan telekomunikasi.

"Ada juga kepala desa dan perangkatnya yang datang ke kantor kita ini sambil marah-marah karena permohonan untuk dibangunkan tower BTS di daerahnya belum terealisasi," kata Harun.

Sebenarnya, kata Harun, jika di suatu desa itu sudah ada ketersediaan listrik PLN, maka kemudian pihak jaringan telekomunikasi termasuk Telkom akan segera mendirikan bangunan tower tersebut. (ABDUL GOFUR/B-11)