BORNEONEWS, Buntok - Tabrakan yang melibatkan mobil Toyota Avanza dengan light truck di jalan Ampah-Muara Teweh, tepatnya di RT 01, Desa Rampa Mea, Kecamatan Dusun Utara, Barito Selatan, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka-luka, Kamis (1/6/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban meninggal dunia tersebut pengemudi mobil Muhammad Soleh, 40, warga Jalan Pararawen 1, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara. Sementara tiga orang lainnya merupakan anak dan isteri korban yakni Erlina Nila Safitri, 38, mengalami luka pada wajah; Sauki Amayaso, 11, luka pada punggung; dan Ziyada Minnati Amayaso, 7, luka bagian tangannya.

"Korban tewas mengalami luka pada bagian dada. Dia meninggal dunia saat perjalanan dari Puskesmas Kandui menuju RS Muara Teweh," kata Kasat lantas AKP Anang Hardiyanto mewakili Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga via Whatsapp kepada Borneonews, Kamis (1/6/2017) sekitar pukul 23.47 WIB.

Untuk anak dan isteri korban, lanjut dia, telah dibawa ke RS Muara Teweh untuk menjalani perawatan.

Kronologis kejadiannya, lanjut dia, light truck yang dikemudikan Indra Mahyudin, 26, warga Desa Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) datang dari arah Muara Teweh menuju Ampah. Saat di tanjakan daerah RT 01 Desa Rampa Mea dari arah berlawanan datang Toyota Avanza dikemudikan Muhammad Soleh dengan membawa anak dan isterinya.

"Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat mobil Avanza menabrak bagian depan truk," jelas dia.

Akibatnya, mobil Toyota Avanza rusak berat pada bagian depan dan samping kanan, sedangkan truk terbalik dengan posisi miring pada bahu jalan sebelah kiri dari arah Barito Utara. (URIUTU DJAPER/m)