BORNEONEWS, Puruk Cahu - Populasi anjing di Kabupaten Murung Raya paling banyak terdapat di Kota Puruk Cahu, Kecamatan Murung. Sebab, pemeliharaan hewan ini dijadikan lahan bisnis oleh masyarakat.
Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Mura, Drh Shinta Widari mengatakan, banyaknya populasi anjing di Kota Puruk Cahu karena kebiasaan memelihara anjing untuk dijual.
"Di Puruk Cahu satu rumah bisa memiliki 13 sampai 17 ekor anjing yang memang untuk dijual karena harga satu ekor anjing bisa sampai Rp600 ribu," ungkap Shinta.
Shinta juga mengungkapkan, tujuan peternakan anjing ini tidak lain juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan konsumsi daging anjing sebab di Kota Puruk Cahu cekup banyak yang suka daging hewan tersebut.
"Contohnya bisa dilihat rumah makan RW yang awalnya cukup terbatas di Kota Puruk Cahu sekarang sudah berkembang dan banyak juga keluhan warga anjingnya hilang," tambah Shinta.
Menurut Shinta, atas dasar tersebut dirinya banyak pasien tetap di Kota Puruk Cahu untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan tersebut, terutamanya memberikan vaksin rabies. (SUPRIADI/B-2)
Konsumsi Daging Anjing di Kota Puruk Cahu Cukup Tinggi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







