BORNEONEWS, Puruk Cahu - Perusahaan Daerah (Perusda) Petak Malai Buluh Merindu (PMBM) yang sekarang sudah diganti pengurusannya berharap kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya senilai Rp1,7 miliar untuk menjalankan program tahun 2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perusda PMBM yang baru, Agung Wibowo, saat menyampaikan paparan menyampaikan saat ini dipastikan dana baru sebesar Rp1 miliar yang ada dan berasal dari APBD murni tahun 2017 ini.

"Kami harapkan ada tambahan agar program prioritas tahun 2017 bisa terlaksana dan pengembangan pabrik karet bisa lebih maksimal," ungkap Agung Wibowo di aula Setda Mura, Jumat (2/6/2017).

Menurut Agung program prioritas yang dikejar oleh mereka diantaranya perbaikan kantor penggunaan bekas kantor Unit Reksi Cepat (URC), penyediaan fasilitas kerja minimum, koordinasi dan marketing produk, membeli bokar bersih dari masyarakat dan mengurus perizinan pabrik karet.


"Salah satu prioritas juga membangun usaha masyarakat berbasis karet alam sebab 70 persen pekerjaan masyarakat Mura bidang karet ini," tambah Agung. (SUPRIADI/B-5)