BORNEONEWS, Jakarta - Sukses prestasi Indonesia di ajang Asian Games 2018 menjadi konsentrasi penting Wakil Presiden Jusuf Kalla. Untuk memenuhi semua target prestasi, Jumat (2/6/2017), di Kantor Wapres, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 itu, memimpin rapat persiapan bersama Menpora Imam Nahrawi. Juga ada Ketua KOI sekaligus Ketua INASGOC Erick Thohir Ketua KONI Tono Suratman, dan Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto.
Dalam rapat tersebut, Wapres meminta agar masalah yang berpotensi menghambat perhelatan akbar Asian Games - Asian Paragames 2018, harus segera diatasi dengan tetap memperhatikan azas prioritas dan fleksibilitas. Dengan begitu acara dapat berlangsung sesuai rencana, dan target terpenuhi.
"Bapak Wakil Presiden selaku Ketua Dewan Pengarah begitu konsen terhadap sukses prestasi yang ditergetkan Indonesia. Berbagai hal yang menghambat harus segera diatasi bersama," kata Menpora seusai mengikuti rapat, seperti dikutip dari Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Amar Ahmad.
Masalah pendanaan menjadi hal penting pembahasan rapat demi persiapan lebih baik agar target prestasi peringkat 8-9 Asia mampu diperoleh. Wapres memerintahkan Menpora, Ketua INASGOC, Ketua KONI, Kasatlak PRIMA agar mengatasi dan mencari jalan keluar bersama setiap permasalahan. Tentang pencairan pendanaan misalnya, prinsip kehati-hatian yang selama ini diterapkan Kemenpora tetap perlu, akan tetapi harus ada fleksibilitas aturan-aturan. Dengan begitu, pelatnas, pembinaan atlet tidak terhambat.
"Nanti setiap pencairan perlu persetujuan Pak Wapres," tambah Menpora usai rapat yang juga diikuti Kepala BPKP Mardiasmo, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Washington, Ketua KONI Tono Suratman, Ketua Bidang Pembinaan KONI Suwarno.
Untuk target bertengger diperingkat 8 atau 9 Asia, Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto meskipun belum menyampaikan secara detail, tetap optimistis. Dari 39 cabang olahraga yang dipertandingkan, ada 22 cabor yang berpotensi memperoleh medali.
Adapun mengenai tes event, Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan "Tes even itu bukan untuk mengukur prestasi tetapi, kesuksesan penyelenggaraan, jika ada kekurangan perihal sarana pendukung penyelenggaraan dapat segera diatasi. Sedikitnya, ada 10 cabor yang digelar di tes event.
Hadir mengikuti rapat, Ketua BPKP Mardiasmo, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Washington, Ketua KONI Tono Suratman, Ketua Bidang Pembinaan KONI Suwarno. (KEMENPORA/cah/N).








