BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bagi Anda yang berencana mudik ke kampung halaman menggunakan moda transportasi laut harus ingat betul tiket kapal yang dibeli. Terutama dari identitas yang tertera di tiket. Nama dan alamat yang tertulis di tiket harus sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki baik KTP, SIM, Pasport, dan sebagainya.


Sebab, jika tidak sesuai dengan identitas diri resikonya ditanggung Anda sendiri. Niat hati ingin berangkat mudik, ketika sampai di pelabuhan tiket Anda hangus karena identitas di tiket tidak sama dengan identitas diri.


"Jangan sekali-kali beli tiket dari calo, belilah dari kantor cabang atau agen terpercaya. Jika jauh, pastikan tiket yang dibeli harganya tidak melibihi tiket yang ditetapkan. Dan yang paling penting harus sesuai identitas," kata Kepala Cabang Dharma Lautan Utama (DLU) Kumai, Herdi Dwi Asmoro, Sabtu (3/6/2017).


Ia menambahkan, untuk antisipasi tiket palsu DLU yang beredar seperti tahun lalu, ia meminta pembeli teliti. Sebab tiket palsu dengan tiket yang asli banyak sekali perbedaannya.


"Dari nomor seri tiketnya jika yang palsu itu sama semua nomornya. Kemudian dari warna cetakannya, dari kertas, serta dari logo yang bisa telihat jika diterawang. Intinya waspada dan teliti. Beli tiket sejak jauh-jauh hari dari tanggal keberangkatan," pungkasnya. (CECEP HERDI/B-2)