BORNEONEWS, Palangka Raya – Hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terhadap pergerakan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah daerah, pihaknya menegaskan bahwa harga-harga barang di Kalteng relatif stabil.
Meski diakui ada sedikit gejolak pada komoditas tertentu, namun hal itu diklaim sebagai hal yang biasa dan sifatnya hanya insidentil saja. “Pantauan kemarin terhadap harga-harga di pasar tradisional terutama di Ibukota Kalteng ini, tidak ada gejolak harga. Jadi kondisi relatif stabil. Memang ada yang naik tapi tidak terlalu besar kenaikannya. Itu mungkin sifatnya insidentil saja,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kalteng, Ilham Fauji kepada Borneonews, Sabtu (3/6/2017).
Ilham juga mengungkapkan, pantauan di 13 kabupaten di Kalteng, tidak menunjukkan kenaikan harga yang signifikan yang bisa memunculkan gejolak. Hanya saja, menurut dia, ada satu komoditas yang fluktuasinya tinggi dalam naik-turunnya harga saat ini yakni bawang putih.
“Di ibukota provinsi stabil. Laporan dari kabupaten juga tidak ada masalah, sebab biasanya kalau ada apa-apa atau ada masalah misalnya, pasti ada laporan. Hanya sementara ini komoditi yang fluktuatif adalah Bawang merah, kita jaga kalaupun naik harga ya tidak terlalu mencuat,” tandasnya.
Sementara itu ditemui terpisah, Kepala BPS Kalteng Hanif Yahya mengatakan kondisi Kalteng belum ada pergerakan harga diluar kewajaran terutama harga pangan. Ia mengimbau masyarakat agar jangan sampai melakukan aksi borong karena khawatir harga naik dan sebagainya.
“Jangan terlalu ekstrim lah (membeli barang jumlah banyak) pada awal puasa hingga lebaran, karena ketika permintaan tinggi justru memicu harga naik,” imbaunya. (ROZIQIN/B-8)
Disperindag Kalteng Tegaskan Harga Relatif Stabil
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







