BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu cara yang dianggap ampuh mengendalikan harga selain memantau rantai distribusi barang, menjaga ketersediaan pasokan di dalam daerah, juga menyediakan perbandingan harga. Hal ini dilakukan untuk menghindari celah atau permainan ‘midlle man’ (perantara) antara produsen dengan konsumen.
Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalteng menjalankan pasar penyeimbang dalam rangka menyediakan perbandingan harga tadi. Efektifitasnya dinilai mampu menekan permainan pasar terutama menghadapi hari besar keagamaan dimana peningkatan permintaan pasar cukup tinggi ditambah masyarakat yang cenderung aksi beli dalam jumlah besar.
“Pasar penyeimbang itu tetap berjalan. Komoditasnya lebih banyak kepada bahan kebutuhan yang biasanya menjadi pemicu inflasi. Selain memberi alternatif, sebagai kontrol harga, ini untuk menekan aksi penaikan harga pasar yang sebenarnya tidak perlu karena stok dalam keadaan cukup,” terang pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas perindaustrian dan perdagangan (Perindag) Kalteng, Ilham Fauji kepada Borneonews, Sabtu (3/6/2017).
Sementara mengenai jumlah komoditas yang dijual di pasar Penyeimbang agar ditambah sesuai saran dari badan pusat statistik (BPS) Kalteng, Ilham mengatakan belum dilakukan. “belum ada penambahan komoditas,” ucapnya.
Sementara terpisah sebelumnya, Kepala Bidang Statistik Distribusi pada BPS Kalteng Bambang Supriono memberikan saran kepada Pemprov Kalteng agar menambah jenis komoditas yang dijual di Pasar Penyeimbang Jalan AIS Nasution Palangka Raya.
“Kenapa ? Karena komoditas pemicu inflasi tidak dimonopoli oleh bahan kebutuhan pokok saja. Tetapi ada beberapa barang yang lain. Sehingga disarankan agar varian barang yang dijual ditambah, selain mengontrol harga juga memberikan pilihan bagi warga yang berbelanja,” sarannya. (ROZIQIN/B-8)
Pemprov Tetap Andalkan Pasar Penyeimbang Guna Stabilkan Pasar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







