BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) membagikan sarung dan peci kepada sejumlah warga tidak mampu yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya, Kota Sampit, Sabtu (4/6/2017).
Prosesi pembagian sarung dan peci dipimpin langsung Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar. Kapolres beserta jajaran bahkan sampai menggunakan speed boat guna menyambangi warga kurang mampu yang tinggal di lanting (rumah terapung).
"Kami sengaja berbagi sarung dan peci guna membantu masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Mentaya agar mereka bisa menggunakannya untuk beribadah," ujar Kapolres.
Selain membagikan sarung dan peci, Kapolres juga mengimbau masyarakat serta tokoh agama dan lainnya agar berperan aktif bersama aparat keamanan memerangi dan menangkal masuknya faham radikalisme atau kelompok radikal.
"Salah satu caranya, kita harus menolak faham radikalisme atau kelompok radikal. Karena dapat menganggu keutuhan bangsa dan NKRI, " kata AKBP Muchtar.
Ia juga meminta masyarakat yang mengetahui atau mencurigai adanya kelompok radikal segera melapor ke aparat kepolisian. Sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.
"Kita harus sepakat untuk menciptakan Kotim aman dan tentram tanpa ada sesuatu hal yang dapat memecahbelah, " ungkap Kapolres. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








