BORNEONEWS, Sampit - Tes urine terhadap petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dilakukan secara ketat, petugas dari Satrekoba menjaga dan menutup pintu masuk.
"Yang piket silahkan duluan, kita prioritaskan, yang lain tetap di dalam, kunci pintu jangan ada yang keluar," kata Plt Kepala Satpol PP, Rihel, mengintruksikan dalam tes urine yang dilakukan di aula lantai II Setda Kotim, Senin (5/6/2017).
Tes ini sendiri memang mengejutkan, pasalnya dilakukan secara mendadak baik itu kepada ASN maupun tenaga kontrak dilingkungan dua instansi tersebut.
Satu persatu petugas Damkar dan Satpol PP mulai dites urine, petugas langsung mengecek tes urine mereka menggunakan peralatan yang sudah disiapkan oleh jajaran Satreskoba Polres Kotim.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu dua petugas Satpol PP yang berasal dari kalangan ASN berhasil ditangkap jajaran Satreskoba Polres Kotim atas kasus sabu-sabu. Kini keduanya mendekam di sel tahanan Lapas klas IIb Sampit menyandang status sebagai narapidana.
Sebelum tes urine dilakukan, Satreskoba Polres Kotim melakukan sosialisasi dan penyuluhan narkoba, kepada petugas Damkar dan Satpol PP. Mereka semua berkumpul setelah diintruksikan ada pengarahan dari Bupati Kotim. Setelah semuanya berkumpul baru dijelaskan kalau dilakukan sosialisasi sekaligus tes narkoba. (NACO/B-5)
Agar Tak Ada yang Keluar Saat Tes Urine, Pintu Masuk Ditutup dan Dijaga Petugas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Bupati Kotim Siapkan X-Fire untuk Padamkan Kebakaran Lahan Gambut
Helikopter Water Bombing di Kuala Pembuang Diharapkan Bantu Padamkan Kerhutla Kotim
Bukan Hanya Asap Kiriman, Ini Penyebab Kabut Asap Kian Tebal di Sampit
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Komentar (0)
Memuat komentar…







