"Akibat sering terjadi hujan dan air meluap sampai ke jalan. Itu menyebabkan pekerjaan jalan terkendala," kata Harpaseno, Senin (5/6/2017).
Setelah dilakukan pelelangan dan hingga saat ini pekerjaan proyek jalan yang dilakukan kontraktor masih belum maksimal.
Pasalnya, jalan-jalan sering terendam air, baik di wilayah Kahayan, Miri mau pun wilayah Rungan-Manuhing. Kondisi nin menjadi perhatian serius Dinas PU Gunung Mas.
"Hampir semua proyek jalan terkendala karena sering hujan. Bahkan dalam dua bulan ini, pekerjaan yang dilakukan kontraktor terkendala. Terkait hal itu, kami juga telah menyurati kontraktor-kontraktor yang mengerjakan proyek jalan," ucapnya.
Selain itu kendala lainnya dalam melakukan pekerjaan proyek, pihak kontraktor sulit mendatangkan bahan material lantaran jalan sering rusak karena hujan dan terendam air. (EPRA SENTOSA/B-6)








