BORNEONEWS, Sampit - Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Inf. I Gede Putra Yasa mengultimatum siapa saja yang ingin mengganggu situasi kamtibmas daerah.
"Tidak ada tempat bagi provokator di Kotim. Akan kita tindak tegas setiap pelaku provokasi," kata Gede Putra Yasa, dalam bakti sosial yang melibatkan seluruh unsur agama, Senin (5/6/2017).
Dandim menegaskan, akan bekerjasama dengan Polres Kotim untuk menindak siapa saja yang ingin membuat kericuhan di Kotim.
"Kalau ada provokator kami bersama Polres Kotim akan bergerak," tegasnya.
Terlebih provokator yang memanfaatkan media sosial. Gede mengatakan, Kodam Tanjungpura sudah memiliki cyber crime, sehingga mudah bagi melacak akun provokatif.
"Dari pada gara-gara satu orang kita terpecah mending tangkap dan proses secara tegas pelakunya," tegas Dandim.
Terpisah Anang salah satu tokoh agama yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyambut baik gagasan dari Kodim 1015 Sampit tersebut. Yakni berupa kegiatan membersihkan rumah ibadah dengan melibatkan lintas agama.
"Kegiatan semacam ini harus terus dilakukan, agar hubungan antarumat beragama bisa terjalin dengan baik," pungkasnya. (NACO)








