BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Faisal Novendra, mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap penyakit demam berdarah yang rentan menyerang ketika musim pancaroba.
Faisal mengatakan, masyarakat harus berhati-hati pada musim pancaroba. Yakni saat ada hujan lalu panas, meskipun sudah tidak banjir tetapi masih ada curah hujan. Hal tersebut bisa meningkatkan kasus demam berdarah.
“Setelah banjir akan banyak genangan air yang tersisa. Jumlah jentik nyamuk bisa meningkat,” katanya, Senin (5/6/2017).
Faisal mengharapkan, masyarakat bisa melakukan pemberantasan terhadap sarang nyamuk yang ada, untuk menekan jumlah pertumbuhan nyamuk penyebab DBD.
"Karena air tertampung dimana-mana yang disebabkan oleh banjir, ketika curah hujan berkurang maka nyamuk akan meningkat,” tambahnya.
Dinkes juga menginstruksikan puskesmas, khususnya yang dekat dengan lokasi pasca banjir, agar memantau kerawanan terkait penyakit yang ada di daerahnya masing-masing. (NOOR ANNISA/B-11)








