BORNEONEWS, Kasongan - Sekitar 500 rumah penduduk di wilayah Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan terendam banjir. Akibatnya, aktivitas warga di wilayah itu lumpuh.
Camat Tasik Payawan Pimanto mengatakan, 500 rumah yang terendam banjir itu berada di delapan desa yang ada di Tasik Payawan. Selain di Petak Bahandang, rumah yang tenggelam juga berada di Desa Luwuk Kanan, Luwuk Kiri, dan Desa Tewang Tampang.
Kemudian di Desa Tumbang Panggu, Handiwung, Hiang Bana dan Desa Talingke. "Banjir paling tinggi di wilayah kami mencapai satu setengah meter," sebut Camat Pimanto, Selasa (6/6/2017).
Camat Pimanto mengatakan, banjir di daerahnya sejauh ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Dia memprediksi banjir di daerahnya bisa lebih lama lagi.
Pasalnya, Sungai Katingan yang ada tidak mampu langsung mengalirkan air ke wilayah hilir. "Jadi air Sungai di wilayah Kecamatan Tasik Payawan dan Kamipang ini seakan bertahan, sebab dari hilir terjadi pasang air Laut Jawa yang sampai ke daerah kita, sehingga banjir di wilayah kami bisa lebih lama lagi," imbuh Pimanto. (ABDUL GOFUR/B-2)
500 Rumah di Kecamatan Tasik Payawan Katingan Terendam Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Komentar (0)
Memuat komentar…







