BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan Kota Palangka Raya kembali turun ke lapangan. Beberapa hari lalu, Tim Satgas mengecek pangan yang sudah kedaluwarsa tapi masih dijual, kali ini sasarannya tabung elpiji yang dijual di Pangkalan.
Tim satgas tersebut terdiri dari Polres Palangka Raya dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya. Gerakan awal mereka mendatangi Pangkalan elpiji 3 Kg di Jalan S Parman atas nama pemilik Arbainah.
Anggota kemudian melakukan pengecekan daftar harga, tabung gas dan izin usaha pangkalan. Dalam daftar harga yang tertera, tabung gas 3 KG seharga 17.500,-
Namun setelah ayah dari Arbainah, Abdul Rahman, ditanyai, ternyata harga eceran tertinggi (HET) melebihi dari harga yang telah ditetapkan. "Kita satu tabung kadang jual Rp20 ribu kadang juga Rp22 ribu," kata Abdul Rahman.
Salah seorang warga yang kebetulan membeli tabung 3 Kg di agen tersebut mengatakan, satu tabung seharga Rp22 ribu. "Saya belinya Rp 22 ribu. Iya sudah jadi langganan saya," kata seorang warga, Candra. (BUDI YULIANTO/B-2)
Tim Satgas Mafia Pangan Cek Elpiji
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







