BORNEONEWS, Sukamara – Haji Ashari, pengisi tausiah istiqosah yang digelar Polres Sukamara bersama dengan pemerintah daerah dan tokoh agama Sukamara berpesan agar masyarakat dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sehingga terciptanya ketentraman di lingkungannya.
“Memang di beberapa daerah telah muncul berbagai gesekan-gesekan yang kuat serta berpotenasi dapat memecah belah masyarakatnya,” kata H Ashari saat mengisi tausiah di Masjid Annur yang berada di kawasan Mapolres Sukamara, Selasa (6/6/2017).
Menurutnya, agar gesekan-gesekan tersebut tidak merusak ketentram dan kenyamanan di Kabupaten Sukamara maka masyarakat diharapkan untuk dapat meningkatkan hubungan baik terhadap semua elemen dengan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dengan kegiatan ini maka hubungan masyarakat kita bisa terhindar dari isu-isu yang dapat merusak kerukunan antar umat bergama,” Harapnya.
Ashari juga berpesan agar masyarakat menjaga intoleransi terhadap setiap pemeluk agama yang ada diwilayah Bumi Gawi Barinjam, dengan cara menghormati setiap keyakinan yang dipeluk oleh setiap orang serta tidak menyalahkan serta membenarkan setiap agama yang dianut.
Melalui momen tersebut, Wakapolres Sukamara Kompol Rochmat Slamet menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukamara untuk tidak mudah terhasut dan dipecah belah oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.
"Kita berharap masyarakat Sukamara jangan mudah termakan gosip atau dipecah belah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," pinta Rochmat Slamet. (NORHASANAH/B-5)
Masyarakat Sukamara Harus Jaga Rasa Persatuan dan Kesatuan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
Komentar (0)
Memuat komentar…







