BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Arus mudik lebaran 2017, transportasi jalur laut di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, sudah dimulai. Bahkan, arus mudik tersebut sudah berlangsung dari sebulan sebelum H-15 Lebaran 2017.


Berdasarkan data, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panglima Utar Kumai, jumlah penumpang trasportasi laut (PT Dharma Lautan Utama dan PT Pelni-red), dari sebulan sebelum H-15 (15/4/2017) hingga kini Selasa (6/6/2017), sudah mencapai 5.592 orang.


Menurut Kepala KSOP Panglima Utar Kumai, Junaedi melalui Sub Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Panglima Utar Kumai, Azwar Anas, ribuan penumpang tersebut telah berangkat dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.


"Ya, sudah cukup banyak. Sudah 5 ribu lebih. Bahkan itu sebelum tanggal 9 juni. Bisa-bisa lebih dari 6 ribu kalau sampai tanggal 9 juni," katanya, Selasa (6/6/2017) sore ini.


Ia melanjutkan, dalam sebulan sebelum H-15 tersebut, telah terjadi sebanyak 23 keberangkatan. Rinciannya, Pelni melakukan 7 kali pemberangkatan sedangkan DLU melakukan 16 pemberangkatan ke Semarang dan Surabaya. Ia berharap, arus mudik lebaran 2017 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.


Sementara itu, tahun ini Dinas Perhubunhan (Dishub) Kobar memprediksi kenaikan jumlah pemudik dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai sebanyak 10% atau sekitar 30 ribu jiwa darai tahun sebelumnya 28 ribu jiwa.


"Prediksi tahun ini meningkat 10% dibanding tahun sebelumnya," ujar Kepala Dinas Perhubunhan Kobar, Petrus Rinda. (CECEP HERDI/B-8)