BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Desa Pasir Panjang Tamel Otoi belum mendapat informasi terkait sidang adat kasus pemukulan yang dilakukan oleh perwira AU Lanud Iskandar terhadap warga Desa Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Menurut Tamel, pihak keluarga korban dan pihak-pihak yang merencanakan sidang adat tersebut terkesan menutup diri dan tidak memberikan informasi apa-apa pada perangkat desa.
"Sejak saya melakukan pertemuan dengan pihak AU Lanud Iskadar, pihak keluarga korban kesannya malah memutup diri dan tidak bersedia memberikan informasi apapun pada kami selaku perangkat desa. Kemungkinan mereka menganggap kami berpihak pada AU," ujar Tamel, Kamis (8/6/2017).
Padahal, lanjutnya, pertemuannya dengan pihak AU sehari setelah insiden pemukulan terhadap warga desanya bertujuan untuk mencari solusi penyelesaian kasus ini. "Mungkin mereka salah mengira, itu saja. Sehingga sampai saat ini, saya sama sekali tidak diinformasikan mengenai rencana sidang adat dan siapa-siapa saja yang hadir dalam acara tersebut," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Kades Pasir Panjang Belum Mendapat Informasi Rencana Sidang Adat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







