BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo geram, pasalnya hingga saat ini Kantor Bupati Pulang Pisau yang baru selesai dibangun masih belum dialiri listrik. Padahal dalam waktu dekat kantor tersebut akan segera ditempati.
Kegeraman itu diungkapkan Edy saat meninjau kantor baru tersebut, Kamis (8/6/2017). Bupati tegas meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak PLN agar fasilitas instalasi listrik yang ada dapat tersambung dan difungsikan dengan baik. "Jika seperti ini bisa saya sendiri yang datang ke PLN," kata Edy saat meninjau kantor tersebut.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pulang Pisau Iwan Hermawan mengatakan untuk pembangunan fisik kantor bupati sudan 100% selesai. "Tidak ada lagi pekerjaan finishing, semua selesai," kata Iwan.
Instalasir listrik kata dia sudah masuk semua dan tinggal sambungan yang akan dilaksanakan oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah. Dalam waktu dekat juga kantor bupati yang lama akan segera dirombak menjadi mess milik pemerintah daerah, sehingga pemanfaatan kantor yang baru akan segera dilakukan.
Kantor bupati merupakan salah satu dari hasil kegiatan lima proyek yang dibangun menggunakan dana multi years dan rencananya akan dilaunching bulan Juli mendatang. Kelima proyek multi years tersebut yakni Kantor Bupati, Masjid Agung, Kantor DPRD, Stadion dan Christian Centre.(JAMES DONNY/B-8)
Bupati Pulang Pisau Geram Kantor Baru Belum Teraliri Listrik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
LPDN Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Pulang Pisau
Distan Pulang Pisau Harapkan Bantuan Alsintan Dongkrak Produktivitas Padi
Wabup Pulang Pisau Minta Petani Tidak Menjual Bantuan Alsintan
Anggota DPR RI Andina Teresia Narang Salurkan Bantuan Alsintan di Pulang Pisau
KSAD Siap Kerahkan Kekuatan TNI untuk Percepat Penanganan Karhutla di Pulang Pisau
Kepala BNPB Sebut Titik Panas di Kalteng yang Terbanyak Nasional
Komentar (0)
Memuat komentar…







