BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penggerebekan pabrik beras berbahan kimia di Jalan Sultan Agung, Ds Pringu, Kecamatan Bululawang, Malang, Senin (5/6/2017) berhasil menyita beberapa bahan kimia dan membawa sample berbagai merk beras dan hasil uji lab dan terbukti dioplos dengan bahan kimia dari produsen beras UD. Widodo.
Beberapa merk beras peredarannya hingga ke Kalimantan Tengah tidak terkecuali ke Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Berdasarkan penelusuran Borneonews ke sejumlah pedagang di pasar Indra Sari, Pangkalan Bun ditemukan 4 dari 10 merk beras yang menggunakan bahan kimia beredar di pasar tersebut.
Satu merk beras oplosan berbahan kimia yang ditemukan Borneonews di dua toko besar itu yakni beras merk Jagung Mas di temukan di salah satu toko di jalan Sukma Aria Ningrat, komplek Pasar Indra Sari (Toko B) dan tiga merk beras lainnya yakni Cendrawasih, Tomat dan Lele ditemukan disalah satu toko beras samping Ponti Suri jalan Sukma Aria Ningrat.
Saat dikonfirmasi Borneonews pemilik Toko B mengatakan bahwa ia sudah tidak menjual beras merk Jagung Mas, ia mengakui mendapatkan beras itu dari distributor di Malang. Saat ditanyai lebih lanjut pemilik toko B enggan berkomentar. "Sedang kosong Jagung Mas dan sudah lama kita tidak jual," kata pemilik toko B.
Sementara itu, pemilik toko lainnya berdalih bahwa ia mendatangkan beras dari Jawa Tengah dan mengemas sendiri beras tersebut. (KOKO SULISTYO/B-8)
Beras Diduga Berbahan Kimia Ditemukan di Pasar Indra Sari
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







