BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya menemukan makanan ringan jenis kerupuk yang mengadung borak.

Temuan ini setelah petugas memeriksa puluhan sampel makanan yang dijual dibeberapa pasar di Palangka Raya.

"Kita dengan menggunakan mobil laboratorium keliling, telah mendatangi pasar Ramadan di Jalan Rajawali, Kahayan, RA Kartini, Seth Adji, Unpar dan Cempaka. Dari jumlah pasar ada 75 sampel takjil yang kita periksa," kata Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Palangka Raya,
Gusti Tamjidillah kepada Borneonews.co.id, Jumat (9/6/2017).

"Dari hasil pemeriksaan, ada satu yakni kerupuk yang mengandung borak. Namun setelah kita telusuri, ternyata kerupuk tersebut sudah siap goreng (bukan penjual yang membuatnya)," ungkapnya.

Selain di Palangka Raya, takjil yang ada di Kasongan, Kabupaten Katingan juga diperiksa. Petugas mengambil 30 sampel, namun hasilnya semua makanan dipastikan aman dikonsumsi.

"Untuk saat ini petugas laboratorium keliling masih di Kapuas dan Pulang Pisau. Hasil disana masih belum kita ketahui," tuturnya. (BUD YULIANTO/B-6)