BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sungai Barito telah menjadi salah satu tempat menjalankan aktivitas hampir sebagian besar masyarakat Kabupaten Murung Raya. Saat ini, Sungai Barito tidak lagi potensial untuk mengembangkan jenis ikan lokal.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya (Mura) Ganefo L Amin, penyebab tidak layak, karena Sungai Barito sudah manjadi alur kehidupan masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai. Sehingga banyak limbah rumah tangga yang mengalir di aliran sungai tersebut.
"Sebenarnya masih bisa, tapi tingkat keberhasil kecil karena telah dijadikan alur kehidupan atau tempat hidup masyarakat sepanjang Sungai Barito," sebut Ganefo saat dihubungi Borneonews melalui telepon selulernya, Jumat (9/6/2017).
Ganefo menuturkan saat ini kawasan yang dinilai berpotensi untuk lokasi budidaya ikan lokal yakni anak Sungai Barito. Namun, tidak serta merta bisa langsung digunakan, tapi perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu.
"Paling cocok sekarang didarat dengan membuat kolam. Kita meminta agar masyarakat pinggir sungai untuk menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang limbah ke sungai, utamanya limbah rumah tangga," ungkap Ganefo lagi.(SUPRIADI/B-8)
Pengembangan Ikan Lokal Tidak Cocok di Sungai Barito
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Akreditasi RSUD Puruk Cahu Diminta Tak Sekadar di Atas Kertas
Layanan Adminduk Murung Raya Diperluas ke Kecamatan dan Desa
UMKM Murung Raya Didorong Kembangkan Usaha Jamur Tiram
Pemkab Murung Raya Perkuat Pencegahan Karhutla dari Tingkat Desa
Disdukcapil Murung Raya Perluas Kayanan Adminduk hingga Tingkat Desa
Kemenkum Kalteng Dampingi Murung Raya Susun Raperbup Penanggulangan Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…







