BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Cuitan seorang warga melalui akun media sosial facebook yang mengeluhkan mahalnya biaya untuk menebus pakaian seragam sekolah pada tahun ajaran baru menuai berbagai tanggapan dari netizen.
Pemilik akun Abdul Ilhami Putra itu dalam cuitannya mengeluhkan mahalnya menebus pakaian seragam sekolah. Hal itu diperparah dengan hasil jahitan yang tidak sesuai dengan ukuran badan siswa.
Saat di komplain, pihak sekolah tidak mau tahu sehingga orang tua siswa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mempermak baju seragam ke tukang jahit lain.
Ia berharap dan meminta kepada pihak sekolah untuk tidak menjadikan momen penerimaan siswa baru sebagai ajang bisnis dan terkesan apa yang dilakukan pihak sekolah seperti pungli.
Bagi orang tua siswa yang kaya tidak mempermasalahkan tapi kalau yang pas-pasan gimana, kan bisa saja para siswa memakai baju bekas saudaranya.
" Maaf gan...
Tahun ajaran sdh dekat,,,kenapa lah ada sekolah di pangkalanbun ne bila menebus pakaian sekolah harganya mahal, tp hasilnya kadang gak sesuai dgn bodi siswa, malah gurunya gk mau tahu , malah permak ke penjahit biaya lagi,,,tolong bah sekolah2 jangan sampai memanfaat kan tahun ajaran baru malah kaya bisnis,,lalu kesan nya kaya pungli,,gk masalah kalo orang tua nya kaya,,kalo yg pas2an kan kasihan ,padahal kan untuk seragam putih dan pramuka bisa aja beli yg sdh jadi, atau seragam yg lama masih bisa di pakai ,,kok oknum guru sekolah sekarang kayak bisnis , bukan sebagai pengajar,,
Kalo kayak gini orang tua yg mau protes takut nya malah anak di ciri'in ama guru nya,kan kasian anak kita"
Status dalam akun tersebut mendapat komentar beragam, kebanyakkan membenarkan hal itu, seperti pemilik akun Nor Hasanah yang mengatakan.
Setiap pungutan....harus sepengetahuan pihak dinas...
Bila ada oknum guru melakukan pungli...segera lapor ke dinas terkait...
Dan mohon buat Bupati Baru untuk mengawasi dan andil dalam penerimaan siswa baru..dan tindak tegas kepala sekolah yg melakukan penyelewengan
Status dari Abdul Ilhami Putra sudah di like oleh hampir 400-an orang dan kemungkinan akan terua bertambah. (KOKO SULISTYO/B-8).
Warga Keluhkan Biaya Seragam Siswa Baru
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







