BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Edyson D Kenting mengingatkan kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas, supaya tegas terhadap kelompok tani yang tidak memanfaatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dengan baik.
"Tujuan diberikan bantuan alsintan supaya petani bisa lebih produktif dan meningkatkan hasil produksi pertanian. Jadi, bila alsintan tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, harus ada tindakan tegas," ujar Edyson melalui sambungan telpon, Sabtu (10/6/2017).
Menurut Politisi PDIP itu, salah satu tindakan tegas yang bisa dilakukan yakni dengan menarik alsintan dari kelompok tani dan mengalihkan kepada kelompok tani yang benar-benar memanfaatkan alsintan. Hal itu, lanjut dia, agar bantuan dari pemerintah benar-benar bermanfaat dan ke depan mampu meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Gunung Mas.
"Harapan kita produksi pertanian di daerah ini semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas," cetusnya.
Diketahui, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian memberikan bantuan 20 handtractor dan 24 handsprayer kepada 20 kelompok tani di lima kecamatan di Kabupaten Gunung Mas. Bantuan itu diserahkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gumas, Kardinal, Jumat (9/6/2017). (EPRA SENTOSA/B-2)
Dinas Pertanian HarusTindak Kelompok Tani yang Tidak Manfaatkan Alsintan
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ketua DPRD Gunung Mas Berharap TNI Selalu Hadir untuk Masyarakat
Putus Rantai Kekerasan, DPRD Gunung Mas Ajak Perempuan Berani Melapor
DPRD Gumas Ajak Masyarakat Jadikan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah
Tes Bebas Narkoba hingga BPD Harus Netral jadi Kesepakatan pada RDP Persiapan Pilkades 2027
Banggar DPRD Gunung Mas Beri Sejumlah Catatan, dari PAD hingga Penanganan Karhutla
DPRD Gunung Mas Berharap Program pada Perubahan APBD 2026 Dapat Direalisasi Secara Optimal
Komentar (0)
Memuat komentar…







