BORNEONEWS, Palangka Raya – Dirreskimum Polda Kalteng, Kombes Ignatius Agung Prasetyoko langsung turun ke lokasi terjadinya peristiwa perampokan di Jalan Mendawai III belakang Pasar Kahayan, Palangka Raya, Sabtu (10/6/2017) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dia juga sempat mengecek korban meninggal Haji Diansyah (56) di ruang jenazah RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Lalu dilanjutkan membesuk Suryansyah yang sedangkan menjalani perawatan di UGD lantaran mendapat luka tusukan di punggung.

Setelah itu dia mendatangi pelaku berinisial Yan (17) di Polres Palangka Raya. Dari hasil keterangan yang diperoleh, Agung mengatakan peristiwa perampokan bermula saat Yan datang ke toko sembako milik korban.

Kemudian pelaku mencoba membuka pintu toko. Ternyata pintu belum terkunci. Pelaku lalu masuk dan mencoba mengambil uang milik korban. Namun saat itu korban yang tengah santai sambil berbaring memergokinya.

Spontan, korban melakukan perlawanan hingga keduanya terlibat perkelahian. Korban akhirnya mendapat dua luka tusukan di bagian uluh hati dan meninggal.

Suryansyah juga sempat membantu melawan pelaku. Tapi dia turut terkena tusukan di bagian punggung.

"Kemudian istrinya teriak minta tolong. Lalu ada satu lagi (Hardiansyah) yang mendekap korban dari belakang. Selanjutnya datang warga dan CRT Polda Kalteng. Pelaku lalu kita amankan untuk menghindari amukan warga,” ungkapnya.

Dalam aksi perampokan itu pelaku berhasil menggondol uang logam sebanyak Rp230 ribu, 30 lembar uang Rp2 ribu, 13 lembar Rp1.000 dan satu lembar pecahan Rp50 ribu dansaltu lembar pecahan Rp5 ribu.

“Pelaku hanya satu orang. Saat ini sedang ditangani di Polres Palangka Raya,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)