BORNEONEWS, Plaangka Raya – Yan (17), pelaku perampokan hingga membunuh korbannya Haji Diansyah (56) ternyata berstatus sebagai tukang parkir di Pasar Kahayan.

"Statusnya sebagai penjaga parkir di Pasar Kahayan,” kata Kapolda Kalteng Brigjend Anang Revandoko melalui Dirreskrimum, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, Minggu (11/6/2017) dini hari.

Namun Yan masih terbilang baru sebagai penjaga parkir dan baru tinggal di kawasan Pasar Kahayan. “Dia disini baru. Yang lama itu kakaknya dan tinggal bersama kakanya,” ungkapnya.

Dari pengakuannya Yan biasanya selalu membawa pisau. Alasannya untuk berjaga diri. Namun dalam kejadian ini dia membawa setelah mengambil dari meja rumah tempat tinggalnya.

Mengenai aksi tindak kejahatannya ini, Yan menyebut baru sekali dilakukan. “Katanya baru sekali ini. Tapi kita masih mencari pembuktiannya lagi,” tutur Agung.

Yan merampok toko sembako Mama Ayu di Jalan Mendawai III belakang Pasar Kahayan, Palangka Raya, Sabtu (10/6/2017) sekitar pukul 23.30 WIB. Namun aksinya kepergok korban, Haji Diansyah (56).

Akibatnya mereka terlibat perkelahian. Diansyah kemudian mengalami dua luka tusuk di bagian uluh hati dan meninggal.

Kejadian ini juga mengakibatkan Suryansyah (22) mengalami luka tusuk di bagian punggung. Beruntung Suryansyah selamat dari maut meski harus menjalani perawatan intensif di UGD RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-6)