BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabupaten Pulang Pisau adalah daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang menjadi contoh pelaksanaan program nasional.

Menjadi salah satu daerah percontohan dalam bidang tertentu tentu menjadi suatu kebanggaan. Harus terus diingatkan agar program contoh jangan sampai justru dianggap gagal.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kembali mengingatkan hal itu saat melakukan safari Ramadan 1438 H di Pulang Pisau, Sabtu (10/6/2017) petang.

Dia menyebut banyak komoditas 'dipraktekkan' di daerah ini dalam jumlah besar dengan harapan menjadi kawasan terpadu hulu hingga hilir.

"Pulang Pisau ini sebagai contoh program nasional untuk banyak komoditi, apabila contoh disini gagal maka, dianggap gagal secara nasional," tukasnya.

Ada beberapa komoditas dikembangkan dalam program revitalisasi hutan dan perhutanan sosial di kabupaten ini yang digelontorkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Di antaranya penanaman sengon diluasan 8 ribu hektare lebih.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar pernah mengunjungi daerah ini sebelum akhirnya memutuskan program pengembangan sengon ini. Selain Pulang Pisau ada sejumlah daerah yang ketempatan program ini. (ROZIQIN/B-6)