BORNEONEWS, Sampit - Penumpang mudik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah yang berangkat dari Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding hari biasa. Bahkan keberangkatan KM Sirimau pada Minggu (11/6/2017) mengangkut 1.155 orang penumpang.

"Memang terjadi peningkatan jumlah penumpang yang sangat siginifkan dibanding sebelumnya. Walaupun begitu, tidak ada gangguan apapun dan keberangkatan berjalan aman," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) Iptu Ervan Ali Reza kepada Borneonews, Minggu (11/6/2017).

Sebelumnya KM Sirimau datang dari Surabaya pada pukul 07.30 WIB dengan penumpang 155 orang. Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Sampit sekitar pukul 10.05 WIB menuju Surabaya dengan mengangkut sebanyak 1.155 penumpang.

Jumlah penumpang yang diberangkatkan ini meningkat tajam dibanding hari biasa yang hanya sekitar 300 orang hingga 500 orang saja. Bahkan kapasitas kapal yang 1.600 orang sudah hampir terisi full, hanya menyisakan 345 tiket yang tidak terjual.

Meningkatnya jumlah penumpang ini menandakan bahwa arus mudik di Pelabuhan Sampit mulai mengalami peningkatan cukup tinggi. Bahkan hal itu membuat suasana pelabuhan semakin padat. Apalagi kebanyakan calon penumpang datang sehari sebelum keberangkatan.

Dengan adanya hal itu, maka pihaknya bersama tim gabungan dari Subdenpom Sampit, KSOP Kelas III Sampit, PT Pelindo III Cabang Sampit dan Pramuka Saka Bahari Sampit.

"Kami juga melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap para penumpang dan barang bawaannya. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam dan barang berbahaya lainnya," kata Ervan. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)