BORNEONEWS, Jakarta - Keberadaan Perkebunan Besar Swasta (PBS) Kelapa Sawit dalam skala besar harus bisa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, anggota Komisi IV DPR RI asal Kalteng Rahmat Hamka mendukung adanya audit terbuka terhadap keberadaan PBS di Kalteng.
"Keberadaan PBS Kelapa Sawit skala besar harus memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya, hal itu senada dengan yang disampaikan Pak Gubernur Kalteng dalam setiap kesempatan," kata Rahmat kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Minggu (11/6/2017).
Ia melanjutkan PBS harus melaksanakan program pembangunan kebun plasma 20% dari luasan izin untuk masyarakat sekitarnya. "Saya sangat mendukung sekali apa yang menjadi arah kebijakan Gubernur Kalteng, jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton, harus ada pelibatan masyarakat secara aktif baik sebagai pekerja maupun penerima kebun plasma," tegas dia.
Menurut nggota komisi IV DPR RI ini, apabila PBS tidak mengindahkan hal tersebut dan terkesan mengabaikan, maka harus ada sikap tegas dari pemerintah. "Salah satu caranya, ya diusulkan agar segera diadakan audit terbuka secara independen terhadap keberadaan PBS, sehingga dapat diketahui kebenaran luasan dan juga pemanfaatan kawasan sudah sesuai peruntukkannya belum, karena saya sudah mendapat banyak masukan tentang keberadaan PBS yang masih belum mengindahkan hal-hal tersebut," cetus Rahmat. (TIM BORNEONEWS/B-8)
Anggota DPR RI Dapil Kalteng Minta Audit Terbuka Keberadaan PBS Kelapa Sawit
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







