BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Asian Agri Tbk menargetkan kenaikan produktivitas tanaman kelapa sawit hingga 45% menjadi 35 ton tandan buah segar (TBS) per hektare (ha) tahun ini.
"Penggunaan bibit kelapa sawit produksi sendiri, Topaz, mampu memenuhi target tersebut. Kami memiliki kapasitas produksi terpasang lebih dari 20 juta bibit kelapa sawit setiap tahunnya, tahun ini produksi Topaz dirancang 12 juta kecambah," kata Direktur Asian Agri, Freddy Widjaya, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Saat ini, menurut Freddy, produktivitas kebun sawit perusahaan rata-rata berkisar 24 ton TBS per ha. Khusus lahan-lahan yang sudah mengalami peremajaan dengan menggunakan bibit Topaz generasi terakhir mampu menghasilkan lebih dari 30 ton TBS per ha.
"Target kami 35 ton TBS per ha untuk tahun ini. Dengan Topaz ini kami berharap produktivitas melonjak 50%," papar dia.
Saat ini, Asian Agri memiliki lahan 100.000 ha ditambah 60.000 ha lahan petani plasma, juga lahan petani swadaya mitra Asian Agri yang ditargetkan mencapai 31.000 hingga 32.000 ha hingga akhir 2017. Lahan petani swadaya tersebut naik dibandingkan 2016 yang tercatat seluas 24.500 ha.
Asian Agri merancang komitmen kemitraan 1:1. Artinya, saat ini Asian Agri memiliki 100.000 ha lahan inti maka target perusahaan akan ada 100.000 ha lahan petani melalui plasma dan kemitraan. (NEDELYA RAMADHANI/m)








