BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Faisal Novendra mengingatkan peserta seleksi tenaga kontrak bahwa tidak ada pungutan biaya dalam proses penerimaan. Kalau ada yang meminta uang dan berjanji akan meloloskan, itu merupakan penipuan.

"Panitia tidak menerima pemberian apapun. Jika nantinya ada meminta uang untuk kepala dinas, agar bisa meloloskan, saya menjamin itu adalah penipuan," ujar Faisal, Selasa (13/6/2017).

Pesan sekaligus peringatan itu, katanya, dirinya karena tidak ingin kejadian beberapa waktu lalu terulang kembali. Yang mana ada seseorang datang mengadu sambil menangis karena tertipu. Dia mengaku dimintai sejumlah uang bila ingin lolos menjadi tenaga kontrak. Namun hasilnya nihil dan orang itu tidak lolos.

"Pada penerimaan sebelumnya ada yang datang ke kantor sambil nangis. Mereka ditipu dimintai sejumlah uang. Namun tidak lolos. Apalagi uang itu hasil utang," kata Faisal.

Bercermin dari peristiwa itu, Faisal meminta seluruh peserta seleksi tenaga kontrak agar menyiapkan mental jika memang ingin lulus. Sebab nantinya tidak menutup kemungkinan mereka di tempatkan di daerah terpencil.

Sementara itu, sejauh ini sudah ada 420 orang yang ikut tes. Sedangkan jumlah tenaga kontrak yang dicari hanya 62 orang. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)