BORNEONEWS, Palangka Raya - Latihan penanggulangan bencana alam yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari diikuti 251 peserta. Mereka merupakan gabungan anggota TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Manggala Agni, dan Satpol PP.
"Ada 251 personel gabungan yang mengikuti latihan ini," kata Danrem 102/Pjg Kolonel Arm M Naudi Nurdika, Selasa (13/6/2017).
Danrem menuturkan, latihan digelar sebagai langkah antisipasi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebab, bila dilihat dari latar belakang musibah itu pada 2015 dan 2016, penyebab utamanya ialah faktor kesengajaan.
"Dari kejadian tahun-tahun sebelumnya, 99% sengaja dibakar. Kalau dibakar, berarti itu orang yang melakukan. Tidak mungkin binatang. Sehingga paling utama menurut saya adalah pencegahan," ungkap Danrem.
Ia melanjutkan, karhutla dapat dicegah dengan melakukan sosialisasi, patroli setiap saat, dan lain-lain. Mengenai perusahaan yang ada di Kalteng, Danrem menyebut mereka nantinya juga akan menggelar apel khusus untuk mencegah karhutla.
"Kita berharap musibah pada 2015 yang merugikan hampir triliunan rupiah, tidak terjadi lagi. Kita juga berharap, masyarakat ikut aktif terlibat melakukan pencegahan," imbaunya. (BUDI YULIANTO/B-3)
Latihan Penanggulangan Bencana Alam Libatkan 251 Orang
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







